Hanya di Lamongan, Tradisi Wanita Melamar Pria

By | February 2, 2020

masogik.com | Hanya di Lamongan, Tradisi Wanita Melamar Pria –¬†Hallo, Selamat datang di blog masogik. Kali ini saya akan berbagi info tentang tradisi unik dari kota Soto, yaitu kota Lamongan. Ada apa di kota Lamongan? iya, di Lamongan ada tradisi Wanita Melamar Pria.

Lamaran seharusnya dilakukan oleh calon pengantin pria untuk meminang seorang wanita idaman untuk dijadikan istrinya . Namun, di Lamongan ada tradisi yang unik yaitu di salah satu kota di Jawa Timur.

Kota Lamongan memang Juga oleh masyarakat luas sebagai kota soto dan juga para pengusaha Warung Lalapan pecel lele yang tersebbar di seluruh Indonesia, namun selain itu tradisi pihak wanita melamar pihak pria.

Namun, hanya sebagian masyarakat saja yang menjalankan tradisi tersebut dikutip dari judul penelitian mahasiswa Unair yang berjudul “Uniknya Tradisi Lamaran di Lamongan”.

Sejarah pernah mencatat bahwa, menurut legenda pada abad ke-14, Prabu Hayam Wuruk, Raden Panji Puspokusumo memimpin daerah Lamongan pada tahun 1640 hingga 1665.

Sang rajaa memiliki dua anak kembar bernama Raden Panji Laras dan Raden Panjii Liris yang sangat tampan. Suatu hari keduaa putra Prabu Hayam Wuruk, Raden Panji Laras dan Raden Panji Liris sedang bermaiin sabung ayam di daerah (Wirosobo) sekarang menjadi Kertosono.

Selepas di sana ketampanan mereka membius anak kembar dari Raja Wirosobo yaitu Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi.

Cinta memanglah buta, Saking cintanyaa Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi kepada Raden Panji Laras dan Raden Panji Liris aakhirnya mereka memutuskan pergi ke Lamongan untuk melamar kedua putra Prabu Hayam Wuruk teersebut walau ditentang normaa saat itu.

Sejak saat itulah tradisii wanita melamar priaa mencuat untuk melestarikan budayaa leluhur.

Pada tradisi inii juga memberikan nilai sosial ang bisa diambil, yaitu wanitaa mempunyai penghargaan di hadapan saang pria. Selain itu, di sisi lainn ada penghargaan khusus untuk pria yaitu iaa meyakini bahwa wanita yang melamarnya itu adalah waniita yang tepat untuk dinikahii.

Tetapi, di balik itu semuaa calon mempelai pria harus memberikann seserahan lebih untuk wanita karena supaya priaa tidak menggantungkan hidupnya kepada wanitaa karena, bisa dianggap turun derajatnya dihadapann masyarakat umum.

sumber: goodnewsfromindonesia

Hanya di Lamongan, Tradisi Wanita Melamar Pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *